Tag: nasehat yang sederhana

Cerita Inspirasi Singkat Nasihat Seorang Ibu Kepada Anaknya

Cerita inspirasi singkat berikut ini sarat akan sebuah nasehat yang sederhana namun sangat berharga. Dalamnya makna dibalik kisah ini mungkin sering kita dengar dari orang-orang di sekitar kita, terutama orang tua. Kita yang dinasehati seringkali malah mengabaikannya dan bahkan sulit untuk melakukannya. Nasehat baiknya dijadikan pedoman dan sebisa mungkin diamalkan.

“Anak-anakku, janganlah engkau lupa untuk selalu berbuat baik dan janganlah engkau bersikap buruk sekalipun hal itu tampak sepele. Perbuatan baik mungkin tidak akan diingat oleh orang-orang, namun sikap yang buruk akan sangat membekas dalam ingatan orang lain”.

Nasehat itulah yang mungkin sering disampaikan oleh orang tua kita. Kisah inspiratif singkat ini dimulai bertahun-tahun lalu, dimana nasehat itu tidak hentinya disampaikan oleh seorang ibu kepada anak laki-lakinya yang saat itu menginjak usia remaja. Mereka tinggal di sebuah desa dan mempunyai peternakan kecil. Anak laki-laki tersebut memang memiliki sifat ceroboh. Tidak hanya ceroboh, ia juga tidak pernah mendengarkan nasehat yang berkali-kali disampaikan ibunya. Usia remaja memang dikenal sebagai saat-saat seseorang sulit untuk menerima masukan dari orang lain, anak laki-laki tersebut pun hanya menganggap nasehat ibunya sebagai angin lalu dan tidak pernah berusaha untuk merubah dirinya.

Suatu waktu saat hari menjelang malam, sang ibu menyuruh anaknya tersebut untuk mengurung anak-anak ayam dan induknya di kandang. Sikap ceroboh dan tidak mau mendengar nasehat ibunya tersebut pun membuat anak laki-laki tersebut lupa untuk mengurung ayam-ayamnya. Padahal sang ibu sudah menyuruhnya berkali-kali sejak sore hari. Alhasil, saat pagi harinya anak-anak ayamnya itu mati karena dimangsa oleh musang dan hanya menyisakan induk ayamnya saja.

Kisah inspirasi bijak ini tidak berhenti sampai disitu saja. Sikap ceroboh anak tersebut lagi-lagi membawa malapetaka. Saat itu ia lupa untuk menutup saluran air yang menuju ke kolam ikan kecil yang dimiliki ayahnya. Akibatnya, sepanjang malam pun air tersebut mengalir terus dan menghanyutkan ikan-ikan yang ada di kolam. Lebih parahnya lagi, tidak hanya ikan di kolam milik ayahnya saja yang hanyut namun juga ikan dari kolam lain yang berdekatan. Ikan-ikan tersebut hanyut ke kolam yang posisinya lebih rendah dari kolam milik ayahnya.

Tahun demi tahun pun berlalu, anak laki-laki tersebut pun sudah beranjak menjadi pemuda dewasa. Ia pergi ke kota untuk bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan. Ia mendapat tugas untuk memeriksa setiap ruangan setelah jam kantor selesai dan mengunci pintu utama, setelah itu barulah ia boleh pulang. Ia sudah diperintahkan berkali-kali untuk berhati-hati dan memeriksa dengan seksama setiap ruangan dan sudut kantor, sehingga kantor ditinggalkan dalam keadaan aman dan kondisi yang baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kecerobohannya masih saja belum berubah meskipun ia sudah dewasa. Bukannya berusaha untuk menjadi lebih baik, sering kali ia malah tidak memenuhi kewajiban dari pekerjaannya. Ia sering tidak memeriksa setiap ruangan kantor dengan seksama dan hanya mengunci pintu utama. Maka dari itu, kantor kerap kali ditinggal dalam keadaan beberapa lampu masih menyala.

Kejadian itu mungkin memang masih masalah kecil. Hingga suatu hari setelah para karyawan dirasa sudah pulang, ia langsung mengunci pintu utama tanpa melihat keadaan di dalam kantor. Tanpa disangka ternyata ada satu karyawan yang terjebak di dalam kantor. Satu jam kemudian pemuda tersebut mendapat telepon dari atasannya untuk segera membukakan pintu berdasakan laporan karyawan tadi.

Kejadian tersebut ternyata cukup menyita banyak perhatian dari karyawan-karyawan lain yang kebetulan masih berada di sekitar kantor. Mereka beserta atasannya pun kembali ke kantor untuk melihat keadaan. Pemuda ini pun segera meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Hari-hari selanjutnya, pemuda tersebut masih menjadi bulan-bulanan karyawan lain. Banyak yang menyindirnya, jangan sampai mengunci dan meninggalkan yang lainnya seperti karyawan sebelumnya. Kejadian tersebut membuat pemuda itu teringat pada nasehat ibunya, bahwa perbuatan jelek akan selalu diingat oleh orang lain.

Kumpulan cerita motivasi kehidupan di atas mengajarkan kita untuk meresapi nasehat dari orang tua agar hal buruk tidak terjadi kepada kita. Demikian cerita inspirasi singkat yang harus selalu kita ingat agar kehidupan kita berjalan dengan lebih baik melalui sikap dan perilaku.

Show Buttons
Hide Buttons